Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image >

FUNGSI TOOL BOX DI COREL DRAW

0 komentar

    Tool box Merupakan sarana utama pada Corel Draw yakni sebuah kotak (box) penyimpanan berbagai alat (Tool) untuk keperluan membuat objek dasar dari sebuah desain grafis, memberi warna, memodifikasi objek dan menulis teks, memberikan efek-efek interaktif. Tidak semua alat ditampilkan dalam Toolbox. Untuk membuka alat yang tersembunyi, klik tanda segitiga kecil yang ada di pojok kanan bawah sebuah alat atau yang disebut dengan istilah Flyout.

 Pick Tool
  1. Pick tool : Melakukan editing Dasar Objek, obyek. Misalnya Rotating Objek, skewing Objek, Resizing Objek.

Shape Tools
  1. Shape Tool : Melakukan proses editing node pada shape( komponen garis dari obyek).
  2. Smudge Tool : Menggosok obyek sehingga merubah bentuk obyek yang digosok tersebut.
  3. Roughen Tool : Memberikan efek distorsi pada obyek.
  4. Transform Tool : Merotasi, membesarkan, mengecilkan, skewing image secara bebas.
Crop Tools
  1. Crop Tool : Digunakan untuk menghapus objek diluar seleksi.
  2.  Knife Tool : Pisau yang berfungsi untuk memotong obyek. Cara kerjanya persis seperti menggunakan pisau biasa.
  3. Eraser Tool : Menghapus bagian tertentu dari obyek.
  4. Virtual Segment delete tool : Menghapus segmen secara virtual
  Zoom Tools
  1. Zoom Tool : Membesarkan atau mengecilkan tampilan area kerja di monitor.
  2. Hand Tool : Menggeser area kerja ke posisi tertentu.

 Curve Tools
  1. Freehand Tool : Membuat obyek berupa garis bebas.
  2. Bezier Tool : Membuat obyek garis dengan menentukan banyaknya node.
  3. Artistic Media Tool : Membuat obyek garis dengan berbagai bentuk yang artistik.
  4. Pen Tool : Membuat obyek kombinasi antara garis lurus dan garis lengkung secara langsung.
  5. Polyline Tool : Membuat obyek kombinasi garis lurus dan freehand secara langsung.
  6. 3-Point Tool : Membuat obyek garis dengan kurva 3 point.
  7. Connector Tool : Membuat obyek garis konektor secara interaktif
  8. Dimension Tool : Membuat obyek garis ukuran pada suatu obyek yang kita buat.
Smart Tools
  1. Smart Fill : Untuk mewarna objek dan garis secara bersamaan sesuai dengan pengaturan.
  2. Smart Drawing : Membuat obyek garis secara bebas seperti freehand tool, namun dengan hasil yang lebih bagus.
 Rectangle Tools
  1. Rectangle Tool : Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar.
  2. 3-Point Rectangle Tool : Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar dengan kemiringan tertentu.
 Ellipse Tools
  1. Ellipse Tool : Membuat obyek lingkaran atau elips.
  2.  3-Point Ellipse Tool : Membuat obyek lingkaran atau elips dengan kemiringan tertentu.
Object Tools
  1. Polygon Tool : Membuat obyek segi banyak.
  2. Star Tool : Membuat obyek-obyek bintang.
  3. Complex Star Tool : Membuat obyek-obyek bintang sudut banyak.
  4. Graph Paper : Membuat obyek menyerupai tabel.
  5. Spiral Tool : Membuat obyek spiral.
 Text Tool
  1. Text Tool : Membuat obyek teks.


Table Tool 
 1. Table Tool : Membuat tabel.


  Perfect Shape Tools
  1. Basic Shapes Tool : Membuat obyek-obyek dasar.
  2. Arrow Shapes Tool : Membuat obyek-obyek anak panah.
  3. Flowchart Shapes Tool : Membuat obyek-obyek flowchart.
  4. Banner Shapes Tool : Membuat objek-objek banner.
  5. Callout Shapes Tool : Membuat obyek-obyek callout (objek isi teks pada komik).
 Interactive Tools
  1. Blend tool : Memberikan efek transformasi dari satu obyek ke obyek lain.
  2. Contour tool : Memberikan efek kontur pada obyek.
  3. Distort tool : Memberikan efek distorsi pada obyek.
  4. Drop shadow tool : Memberikan efek bayangan pada obyek.
  5. Envelope tool : Memberikan efek perubahan bentuk pada obyek.
  6. Extrude tool : Memberikan efek tiga dimensi pada obyek.
  7. Transparency tool : Memberikan efek transparansi warna pada obyek.

Eyedropper Tools
  1. Eyedropper tool : Mengambil sampel warna dari suatu obyek.
  2. Paintbucket tool : Memberikan warna tertentu pada suatu obyek.

 Outline Tools
  1. Outline color dialog : Memunculkan color outline tool.
  2. No outline : Menghilangkan outline.
  3. Hairline outline : Memberikan outlinedengan ukuran sangat kecil.
  4. ½ point outline : Memberikan ukuran outline½ poin.
  5. 1 point outline : Memberikan ukuran outline1 poin.
  6. 2 point outline : Memberikan ukuran outline2 poin.
  7. 8 point outline : Memberikan ukuran outline8 poin.
  8. 16 point outline : Memberikan ukuran outline16 poin.
  9. 24 point outline : Memberikan ukuran outline24 poin.
  10. Color docker window : Memunculkan color docker windowuntuk outline.

  Fill Tool
  1. Fill Color Dialog: Untuk mengakses boks dialog pengaturan cat(pengisi bagian dalam objek) dari sebuah objek
  2. Fountain Fill Dialog : Untuk  mengakses boks dialog pengisi warna dan gradasi ke dalam objek.
  3. Pattern Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi pola ke dalam objek.
  4. Texture Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi tekstur ke dalam objek.
  5. Post Script Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi tekstur ke dalam objek.
  6. None Dialog : Untuk menghilangkan unsur pengisi dari sebuah objek.
  
Interactive Fiil Tools
  1. Fill tool : Mewarna objek dengan macam-macam metode.
  2. Mesh fiil tool : Mewarna bidang

corel draw buatanku ..

0 komentar

0 komentar

      Titto daryanto - Pagi sahabat vvota Community , kali ini saya ingin share tentang hasil kerja saya selama sehari penuh, karena saya diberi kan tugas oleh guru saya dan teman saya untuk membuat beberapa editing . Yah, untuk menguji seberapa jauh saya bisa menguasai Photoshop, saya akhirnya menerima untuk membuatnya. semua yang saya persembahkan di bawah ini murni buatan sendiri.

Untuk yang ingin menikmati hasil karya saya, silahkan di lihat gambar di bawah ini :







Cara Mengubah ekstensi Corel Draw Menjadi JPEG / PNG

0 komentar

     Pada kesempatan kali ini akan memberikan tutorial mengenai “ CARA MENGUBAH EKSTENSI FILE COREL DRAW MENJADI JPEG / PNG ”. nah biasanya file Design yang kita Save di CorelDraw itu bukan berekstensikan JPEG atau PNG, melainkan berekstensikan cdr. Sekarang bagaimana pula jika kita menginginkan file design kita berekstensikan JPEG /PNG. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas permasalahan itu.
ok untuk lebih lanjutnya langsung saja ke TKP.

1. Anda operasikan CorelDraw, dan kemudian anda buka hasil Design anda yang anda buat dengan CorelDraw
clip_image002 
Nah, sebagai contoh saya menggunakan hasil design yang sudah saya buat.

2. Anda seleksi seluruh bagian Design yang anda buat, dengan cara anda tekan dikeyboard CTRL A (select all).
clip_image004 

3. Langkah selanjutnya, anda tekan dikeyboard CTRL E (Export). Maka nanti akan muncul jendela export, nah pada bagian ini anda tentukan drive penyimpanannya, setelah itu anda berikan file name, dan jangan lupa anda tentukan Save as typenya. Setelah itu anda ceklist tulisan Selected Only, kemudian anda klik tombol Export
clip_image006 
Nah sekarang anda sudah bisa memilih ekstensi Jpeg ataupun PNG.

4. Nah , nanti setelah anda mengklik tombol export, pasti akan muncul jendela Export to Extensi yang anda pilih, nah pada bagian ini anda cukup mengklik tombol OK.
clip_image008 

     Nah sekarang hasil design anda sudah menjadi extensi JPEG, PNG, atau extensi lain yang anda pilih. Ok. Sekian tutorial dari saya,
Semoga bermanfaat untuk anda semua.


Jenis animasi dan Software animasi 2D

0 komentar

Jenis-jenis Animasi :

Animasi yang dulunya mempunyai prinsip yang sederhana, sekarang telah berkembang menjadi beberapa jenis, yaitu:
Animasi 2D, Animasi 3D, Animasi tanah Hat (Clay Animation), Animasi Jepang (Anime).
Software Pembuat Animasi
Di pasaran sekarang ini sudah banyak beredar softwarwe pembuat animasi, baik itu 2D atau 3D. Untuk lebih jelasnya perhatikan daftar dibawah ini yang disusun berdasarkan kriterianya.

Software Animasi 2 Dimensi :
 
Macromedia Flash, CoRETAS, Corel R.A.V.E., After Effects, Moho, CreaToon, ToonBoom, Autodesk Animaton (1990-an) dll
Software Animasi 3 Dimensi:
Maya, 3D Studio Max, Maxon Cinema 4 D, LightWave, Softlmage, Poser, Motion Builder, Hash Animation Master, Wings 3D, Carrara, Infini-D, Canoma dll

Perkembangan Animasi Di Indonesia

0 komentar

Perkembangan Animasi Di Indonesia
Bagaimana dengan perkembangan Animasi di Indonesia sendiri? Pada tahun 1980-an, ada film animasi produk Indonesia yang jadi serial Televisi yaitu si Huma yang menjadi favorit anak-anak pada masa itu. Tahun 2004, merupakan sejarah bagi per-Animasian Indonesia dengan dibuatnya film cerita panjang animasi 3D pertama oleh Studio KasatMata Jogja bekerja sama dengan Kelompok Visi Anak Bangsa Pimp.



 Garin Nugroho, membuat film animasi 3D “Homeland” dengan sutradara Gangsar Waskito.

Animasi Color Twen

0 komentar



Animasi color tween adalah animasi warna pada macromedia flash. Hasil akhir dari animasi ini adalah perubahan awrna atau kesan menghilang/kabur pada objek yang dianimasikan. Objek yang dibuat di animasi tween ini berupa simbol. Apabila objek yangakan diberi animasi berupa objek yang diimpor dari file lain, maka objek tersebut harus dikonversi menjadi bentuk simbol dengan perintah confert to symbol.
Macromedia flash animasi warna atau color tween  dibedakan menjadi empat, antaralain:
a.       Brightness
b.      Tint
c.       Alpha
d.      Advanced
Latihan:
Animasi Brightness
Hasil akhir animasi brightness ini adalah kesan memudar menjadi warna putih. Latihan yang akan diuraikan disini menampilkan objek foto secara bergantian dengan efek transisi (pergantian foto) menggunakan efek brightness.
1   1.      Sebagai langkah pertama buka lembar kerja baru
2   2.      Selanjutnya, klik menu File > Import > Import to Stage untuk mengambil file foto directori lain, serta nama file foto yanga akan diimpor. Setelah itu klik open
3  3.      Setelah obyek foto tampil di stage, atur ukuran dan posisi objek foto pada panel propertise. W = 200, H = 150, X = 160 dan Y=100
Gambar 8. Properties pada Movie Clip
4.      Agar objek foto dapat ditambahkan animasi color tween, konversikan objek foto. Klik mouse kanan pada objek foto, lalu pilih menu convert to symbol
5.      Setelah tampil kotak Convert to Symbol, beri nama Foto1, lalu pilih tipe movie clip.
6.      Selanjutnya tambahkan frame kosong pada posisi frame 35 dengan mengklik frame 35  kemudian klik menu insert > TimeLine > Blank Keyframe
7.      Klik gambar pada frame 35, kemudian atur properties color ganti menjadi Brightness dan atur 60% warna brightness
Gambar 9. Pengaturan Properties pada Warna
8    5.      Klik kanan pada frame 1, pilih create montion tween
Sebagai tahap akhir, lakukan tes movie dengan menekan CNTRL+Enter